Shore Front

Berita Dalam Negri dan Luar Negri

Tag: Terorisme

CIA Membantu Rusia Menggagalkan Serangan ISIS di Katedral

CIA, dinas rahasia AS, membantu dinas keamanan Rusia untuk bisa menggagalkan serangan pada Katredal Kazan St Petersburg dengan memberikan informasi yang sangat penting, ucap pemimpin Rusia dan AS.

Ada Informasi yang Bocor pada Rusia

Gedung Putih dan juga Kremlin mengabarkan bahwa Presiden Vladimir Putin telah menelpon Donald Trump guna menyampaikan rasa terimakasihnya atas informasi tersebut. Serangan itu direncanakan pada Hari Sabtu kemarin, ucap pihak Rusia. Pernyataan Gedung Putih berkata bahwa ‘teroris’ telah ditangkap sebelum mereka melancarkan serangan yang mana bisa membunuh banyak orang.

Dinas rahasia Rusia FSB berkata bahwa mereka menahan 7 orang anggota sel pendukung kelompok yang mana menamakan dirinya sebagai ISIS dan juga menyita berbagai macam bahan peledak, bahan bacaan ekstrimis dan senjata. Sel itu berencana melakukan sebuah serangan bom bunuh diri di hari Sabtu pada sebuah lembaga keagamaan dan juga membunuh warga, ungkap pernyataan FSB tersebut. Dalam pernyataan tersebut yakni pada hari Minggu, Kremlin sendiri menyebutkan bahwa ketika digrebek, kelompok tersebut sedang mempersiapkan serangan bom pada katredal dan juga beberapa tempat umum lainnya yang ada di kota terbesar kedua yang ada di Rusia itu.

Putin pun mengatakan pada Trump bahwa dinas rahasia Rusia bakal secara lebih intens memberikan informasi tentang ancaman teror pada dinas rahadia AS. Badan Intelejen AS, termasuk juga CIA, yakin bahwasanya Rusia mempengaruhi pemilihan presiden AS tahun lalu guna mendukung Trump. Namun ini adalah tuduhan yang mana ditolak oleh kalangan Partai Republik.

Dugaan Adanya Kongkalikong Rusia dan Amerika Serikat

Sebuah penyelidikan tengah berlangsung pada beberapa adanya kemungkinan keterlibatan tim kampanya dari Trump dengan Rusia. Reaksi dari Trump sendiri adalah ia menyangkal sepenuhnya tudingan adanya kolusi dengannya bersama Rusia. Ia juga beberapa kali tentang pentingnya adanya kerjasama yang konstruktif.

Percakapan hari Minggu kemarin antara kedua presiden ini merupakan kedua kalinya pemimpin berbicara dalam satu pekan terakhir ini. Kamis lalu pasalnya mereka berbicara tentang Korea Utara. Di dalam pembicaraan tersebut Trump juga mengucapkan banyak terimakasih pada Putin yang “mengakui kinerja ekonomi Amerika yang kuat” dalam sebuah konferensi yakni konferensi pers tahunannya. Hal ini diungkapkan oleh Gedung Putih.

Gedung Putih pun mengatakan bahwa percakapan via telepon yang dilakulan oleh kedua presiden tersebut mengisyaratkan bahwa ini hal yang baik dalam kerja sama memberikan informasi teror. Itu adalah sebuah “contoh yang positif ketika negara kita mengadakan kerjasama.” Tentu saja hal ini semakin membuat tanda tanya besar apakah memang benar adanya kerja sama yang diadakan Trump dan Putin ini termasuk juga kerjasamanya saat pemilihan presiden tahun lalu. Sekalipun mengelak namun kasus togel pelangi ini masih saja diselidiki oleh badan yang khusus dibentuk di AS.

Kembali pada adanya serangan teror, masih segar di ingatan bahwa pada April lalu terjadi sebuah ledakan di sistem metro yang ada di St Petersburg yang mana akhirnya membunuh paling tidak 13 orang dan serangan itu pun diyakini dilakukan oleh mereka yang mengaku dirinya jihadis.

Alexander Bortnikov, Kepala Dinas Rahasia Rusia FSB, mengatakan bahwa sepanjang tahun 2017 ini mereka sudah berhasil menggagalkan 18 buah serangan teroris. Di dalam pernyataan yang mana dilaporkan oleh Kantor Berita Itar-Tass, ia mengatakan juga bahwa gerilyawan Rusia yang mana kembali dari Suriah guna bertempur bersama dengan ISIS memberikan ancaman nyata untuk Rusia.