Shore Front

Berita Dalam Negri dan Luar Negri

Kekalahan Persebaya Usai Pertandingan Melawan Tira Persikabo

Pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada pekan ke 10 Liga 1 tahun 2019 telah mempertemukan Persebaya dengan PS Tira Persikabo. Pertandingan yang berlangsung pada hari Minggu, 21 Juli 2019 menjadikan catatan baru bagi tim Persebaya.

Jalannya Pertandingan Persebaya Melawan PS Tira Persikabo

Bermain di kandang sendiri dan belum dapat memperoleh kemenangan tentu menyisakan sebuah rasa kecewa. Hal inilah yang terjadi dalam pertemuan Persebaya dan PS Tira Persikabo. Awal pertandingan Persebaya mampu menguasai permainan akan tetapi lawan mempunyai strategi pertahanan yang baik sehingga kembali menyerang dan permainanpun berlangsung alot. Waktu terus berjalan diantara kedua tim tidak ada yang mampu memenangkan pertandingan. Akan tetapi hasil imbang menjadikan Persebaya kehilangan poin untuk merangkak naik pada tingkat klasemen.

Jalannya pertandingan antara kedua tim tersebut juga sempat diwarnai drama dengan padamnya lampu di stadion. Sehingga membuat pertandingan sempat terhenti sesaat pada menit ke-68. Sekitar 10 menit padam kemudian lampu kembali menyala dan pertandinganpun kembali dilanjutkan.

Pada mulanya permainan dari Persebaya unggul. Hal ini dibuktikan dengan perolehan skor atas tendangan Rahmat Irianto. Namun, keberhasilan tim Persebaya tidak mampu bertahan hingga akhir. Konsentrasi dari Persebaya mulai tidak stabil sehingga tim lawan berhasil menjebol gawang Persebaya pada menit ke-64, melalui tendangan Wawan Febrianto dengan memanfaatkan umpan dari Ciro Alves. Alhasil kedudukan menjadi imbang dan hingga menit – menit terakhir kedua tim tidak mampu menghasilkan skor kembali.

Faktor Kekalahan Tim Persebaya

Dari hasil pertandingan yang berakhir 1-1, membuat kapten Persebaya angkat bicara terkait kekalahan timnya.

Ruben Sanadi menuturkan bahwa yang menjadi kegagalan dalam meraih poin adalah kurang maksimalnya permainan dalam penyelesaian akhir di barisan depan pemain. Kekurangan yang terjadi pada Persebaya ini tentu akan menjadi evaluasi bagi pelatih. Meskipun begitu ia tetap memberikan apresiasi atas kerja keras tim agen togel online terbaik yang telah dilakukan. Ruben juga menambahkan bahwa kompetisi masih pajang sehingga masih ada harapan untuk menunjukkan kemampuan Persebaya yang lebih baik lagi.

Sebenarnya dalam pertandingan beruntun yang sudah dilakukan sebanyak 4 kali, Persebaya belum dapat mencetak tiga poin. Mungkin Persebaya harus berusaha lebih keras lagi untuk meraihnya.

Hal lain yang menjadi perbandingan adalah tim lawan, yakni Tira Persikabo mampu menjalankan strategi permainan dengan baik. Sehingga mampu menyamakan kedudukan dengan Tim Laskar Joko Tingkir.

Mantan pemain Persipura ini juga mengatakan bahwa, apa yang sudah disampaikan oleh sang pelatih telah dilakukan, namun belum bisa menghasilkan gol. Ia juga sadar dengan permainan Persebaya dalam beberapa pertandingan masih belum maksimal. Kepada para pendukung Persebaya ucapan maaf saja memang tidaklah cukup. Namun, dirinya berjanji pada laga selanjutnya timnya akan memperbaiki permainan.

Dengan demikian PS Tira Persikabo dapat mempertahankan statusnya sebagai tim yang tak terkalahkan hingga pekan ke sepuluh ini. Pada Liga 1 ini, Tira Persikabo sudah mengoleksi dua puluh poin dari seluruh pertandingan. Sedangkan untuk Persebaya, pasukan dari Djadjang Nurdjaman masih berada dalam catatan minornya dalam empat laga.  Sehingga harus bertengger di peringkat 6 dengan jumlah poin 13.

Dengan beberapa faktor yang menjadi penyebab kegagalan Persebaya menghadapi PS Tira Persikabo, hal ini tentu menjadi cambuk bagi tim asuhan Djadjang Nurdjaman. Harapannya pada laga berikutnya Laskar Joko Tingkir ini mampu meningkatkan permainannya lagi. Sehingga dapat menjadi kebanggaan bagi para penggemarnya, yakni para Bonek dan Bonita dari seluruh Indonesia.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *