Shore Front

Berita Dalam Negri dan Luar Negri

Griezmann Heran Tidak Menang Ballon d’Or 2018

Kemenangan yang diraih Luka Modric membuat Antoine Griezmann terheran-heran mengapa ia gagal meraih gelar ajang bergengsi bagi para pesepakbola dunia yakni Ballon d’Or 2018. Padahal selama sepanjang tahun ini ia berhasil mengantongi banyak gelar. Seperti diketahui bahwa kemenangan tersebut diraih oleh Luka Modric yang berhasil menyisihkan Cristiano Ronaldo di posisi kedua dan Antoine Griezmann di peringkat ketiga.

Ambisi Antoine Griezmann Pupus

Karena keberhasilan yang diraih oleh Luka Modric akan trofi Ballon d’Or 2018, hal itu memupus ambisi yang dimiliki olej Antoine Griezmann yang mengaku sangat menginginkan penghargaan buatan France Football itu. Wajar adanya kalau Griezmann sangat ingin meraih Ballon d’Or 2018 lantaran sepanjang tahun ini, ia sukses meraih Liga Europa dan Piala Super Eropa dengan Atletico. Selain itu ia juga merengkuh Piala Dunia 2018 bersama tim nasional Prancis.

Lewat kondisi yang ia miliki, Griezmann pun heran mengapa ia tak menang dalam Ballon d’Or tahun ini. Meski demikian, ia mengaku tetap bangga karena bisa bersanding dengan pemain-pemain sehebat Luka Modric dan Cristiano Ronaldo di posisi ketiga.”Merupakan kebanggaan besar bisa berada di podium ini, untuk kemudian menjadi juara dunia di masa mendatang,” ujar Griezmann.

Penyerang 27 tahun ini berharap bisa memenangkan Ballon d’Or di masa depan.”Saya mengandalkan rekan satu tim saya di klub dan tim nasional untuk berada di posisi Luka Modric di masa depan.” Pria kelahiran Macon ia bertanya-tanya apa lagi yang harus ia lakukan untuk memenangkan Ballon d’Or. “Saya memenangkan Liga Europa, Piala Dunia, apa lagi yang harus saya lakukan? Saya tidak tahu,” ujarnya.

Griezmann yang saat ini berada di peringkat ketiga dalam Ballon d’Or 2018 membuatnya teringat di tahun 2016 pada posisi bandar togel sgp yang sama. Saat itu Griezmann harus mengaku kalah tatkala bersaing dengan mega bintang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Karena itulah Griezmann kian bertanya-tanya mengapa ia masih gagal.

Meski kecewa, Griezmann tetap respek terhadap Modric

Meski harus gigit jari akan kekalahannya atas Luka Modric yang terpilih memenangi Ballon d’Or 2018. Griezmann mengaku belum menyerah untuk mendapatkan penganugerahan bergengsi itu di masa depan. Hal itu telah diumumkan pada Selasa, 4 Desember 2018 dini hari WIB. Modric pun tampil sebagai pemenang Ballon d’Or 2018 karena berhasil membawa Real Madrid memenangi Liga Champions dan Kroasia ke final Piala Dunia 2018.

Meski kecewa, Griezmann harus puas diposisi ketiga. Padahal ia sudah berhasil menginspirasi Atletico Madrid tatkala memenangkan Liga Europa. Selain itu di level individu, ia memenangi Bronze Ball yang mana pemain terbaik ketiga dan juga Silvel Ball yang diketahui sebagai topskorer terbanyak kedua di turnamen empat tahunan.

Sayangnya sederet prestasi yang berhasil ia dapatkan tahun ini belum cukup kuat mengantarnya memenangkan trofi Ballon d’Or 2018. Namun Griezmann terus berusaha untuk optimis. “Kupikir kalau aku terus bekerja sepert ini, kenapa tidak? Tapi aku dalam jalur yang tepat. Aku sudah merebut dua podium jadi kami harus terus maju seperti ini,” ujarnya dilansir FourFourTwo.

Meski kecewa dengan kekalahannya, ia tetap bersikap profesional dan menaruh respek kepada Luka Modric. Menurutnya, Modric juga layak mendapatkan Ballon d’Or 2018 mengingat prestasi-prestasi gemilang yang Modric dapat di tahun ini. “Dia menjalani musim yang hebat. Dia memenangi Liga Champions. Ballon d’Or merupakan hasil kerja kerasnya,” ujar Griezmann jujur.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *